Jumat, 20 Oktober 2023

LANSIA

 *Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)* 


50 - 59 Pra Lansia

60 - 69 Lansia Muda, 

70 - 79 Lansia Madya, 

80 - 89 Lansia Paripurna, 

>90 th Paripurna Kencana. 


Masing2 dari kita tahu , berada dikelompok mana

*Semoga para Lansia diberi Allah kebahagiaan di usia senja nya.


*30 Resep Sehat di Waktu Tidak Muda lagi*


*1* Tidur  yang nyenyak.

*2* Gerakan pelan, tak usah tergesa².

*3* Makanan porsi dikurangi.

*4* Makanan bervariasi.

*5* Makanan yang hangat. Stop ES

*6* Minum air putih yang banyak. 

*7* Garam dikurangi.

*8* Makan malam lebih awal.

*9* Rajin olahraga.

*1O* Lapangkan hati dan tidak mudah tersinggung/marah.

*11*  Dandan (merawat diri).

*12* Banyak senyum.

*13* Lebih tahu diri.

*14* Melupakan usia.

*15* Banyak bergaul.

*16* Lebih romantis.

*17* Banyak hobi.

*18* Jangan terlalu banyak mengejar nama dan keuntungan.

*19* Sering wisata 

*2O* Jangan ikut campur masalah orang, jika tidak diperlukan.

*21* Legowo (sekiranya ada masalah).

*22* Menikmati hidup.

*23* Sering bersyukur.

*24* Suka bercanda.

*25* _Kalau jadi sasaran canda, tidak marah atau membalas, selalu happy bersama._

*26* Mudah memaafkan/ mengampuni. Dan tidak segan minta ma'af bila bersalah.

*27* Jangan iri hati.

*28* Disini senang disana senang.

*29* Beraktivitas apapun nikmati dengan rasa senang.

*3O* _Rajin beribadah/sedekah._


*SELAMAT  MENIKMATI HIDUP, LANSIA BERBAHAGIA, SEHAT, PANJANG USIA BERMANFAAT dan TANPA BEBAN.*


Kamis, 24 Agustus 2023

PENGECUT

 PENGECUT….


Merdeka ! 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩


Banyak kasus orang yang “gagah berani” melanggar etika memaki orang lain, bahkan presiden, atau menipu, setelah diadukan ke polisi dan diminta datang utk dimintai keterangan, selalu mangkir pada pemanggilan pertama.

Apakah perilaku ini merupakan strategi yang dianjurkan oleh penasehat hukumnya atau merupakan ciri khas dari seorang pengecut?


“Pengecut tidak akan pernah bisa bermoral”, kata Mohandas Gandhi. 


Inilah alasannya:

Orang bisa mengetahui apa yang benar dan bahkan ingin melakukan apa yang benar namun tetap saja tidak bertindak dengan benar. Mengapa?


Karena mereka takut. Mereka tidak mempunyai keberanian untuk mendukung keyakinan mereka.


Kita memerlukan keberanian untuk menjadi diri kita sendiri, untuk mengambil tanggung jawab atas tindakan kita,

mengakui kesalahan dan kemudian melakukan apa yang harus dilakukan.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata pengecut adalah penakut. Contoh: Ia menuduh aku pengecut dan tidak berani menghadapi kenyataan. 

Arti lainnya dari pengecut adalah munafik.


Bagi para psikolog, keberanian, dan lawannya yaitu kepengecutan, bukan merupakan pikiran internal dalam kognisi manusia, melainkan proses eksternal. 

Keberanian  membutuhkan jaminan “kesuksesan” untuk muncul, sama seperti kepengecutan bisa muncul ketika ada  rasa takut dan kegagalan.


Kepengecutan adalah salah satu ciri penting manusia. Meskipun sering kali dihakimi dan diberi label negatif, kita lupa bahwa dalam kasus tertentu hal ini tetap merupakan strategi adaptif dan merupakan bentuk mekanisme pertahanan ego,  bagi manusia.


Keberanian  adalah perilaku yang secara biologis jarang muncul,  namun sering kali bersifat positif dan dihormati secara budaya. Sebaliknya, perilaku pengecut adalah respons alami terhadap bahaya karena manusia, seperti semua organisme, secara naluriah cenderung melarikan diri dari situasi yang mengancam kesejahteraannya.


Namun, bagi laki-laki, perilaku pengecut adalah salah satu perilaku yang paling distigmatisasi secara budaya sebagai perilaku negatif. Penghargaan terhadap mereka yang berani dan cemoohan terhadap mereka yang pengecut menggambarkan bagaimana faktor budaya bisa cukup kuat untuk mengesampingkan naluri biologis dasar sekalipun.


Secara keseluruhan, sifat pengecut adalah sebuah aspek yang harus kita hadapi, baik dalam diri orang lain  maupun dalam diri sendiri. 

Menghadapi orang yang pengecut, akan berhasil jika kita menggunakan empati dan mencoba memahami ( belum tentu mendukung) motif yang memicu petilaku pengecut tersebut. 

Menghilangkan sifat pengecut dalam diri sendiri dapat menggunakan cara:

Mengatasi rasa takut, belajar mendengarkan orang lain, melakukan refleksi, dan memperkuat rasa tanggung jawab. 


“Pengecut mati berkali-kali sebelum kematian mereka yang sebenarnya”.

Julius Caesar


Merdeka

Sabtu, 05 Agustus 2023

ROCKY G SANG ONARIS

 *"BAJINGAN TOLOL"*


Sebenarnya banyak sisi pandang bisa digunakan untuk membaca isu bajingan tolol ala Rocky Gerung (RG). Yang tengah viral di publik kini adalah sisi pandang politik praktis. (Seolah-olah) dua kepentingan yang bertabrakan di atas permukaan. Makanya ramai lagi gaduh. Apalagi dikaitkan dengan martabat presiden. Namun, entah apa _hidden agenda_ atas isu dimaksud. Sebab, bila merujuk asumsi Pepe Escobar (2007), bahwa politik praktis bukanlah yang tersurat melainkan apa yang tersirat. Nah, kegaduhan isu RG adalah hal yang tersurat semata. Apa tersiratnya?

 

Kalau secara hukum sudah jelas, isu yang dilempar RG di publik merupakan delik aduan. Dapat disidik oleh kepolisian jika ada pengaduan langsung dari korban. _Clear._ Sedangkan dari perspektif geopolitik, isu bajingan hanya bias terjauh dari geoekonomi. Sama sekali tak menyentuh Kepentingan Nasional RI. Hanya residu atau isu hilir, bahkan sangat hilir. 


Menurut hemat penulis, sisi menarik justru dari perspektif intelijen. Kenapa? Ada dua pakem (dogma) tua dunia intelijen yang beroperasi secara senyap, yaitu: 1) apa yang terlihat bukanlah yang sesungguhnya terjadi; 2) apa yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada.


Nah, dari dogma tua 'dunia gelap' tersebut membidani beberapa metode intelijen, entah di tataran taktis, teknis bahkan strategi, contohnya, _deception_ (ini trik penyesatan). Pada trik ini, publik sepertinya sudah khatam, bahwa kegaduhan diciptakan hanya untuk pengelabuhan karena ada agenda besar lain hendak digulirkan. Senyap menyelinap. Atau, taktik kontraintelijen. Persamaan. Ini lebih kepada isu tandingan. Terkait _deception_ di atas, apa isu tandingan dari bajingan tolol? Ini yang perlu ditelaah lebih lanjut agar publik tidak larut dalam kegaduhan. Ataupun, praktik 'agen ganda' atau _double agent_ dan lain-lain. 


Yang paling cerdas ialah _false flag operation_ (FFO) alias operasi bendera palsu. Poin inti FFO misalnya, seolah-olah bekerja untuk kepentingan musuh padahal demi kepentingan sendiri/kawan. Asumsi liar pun berkelindan, "Jangan - jangan isu bajingan cuma TikTok-an antara RG dan Istana?"


Nah, isu bajingan tolol yang menimbulkan kegaduhan di publik sekarang ini ---dari dua pakem tua intelijen--- kira-kira masuk kategori mana? 


Di Bumi Pertiwi ini, masih banyak tamu tak diundang dari rerumpun kembang sore dan bunga - bunga sedap malam. 


*Sby 6 Agustus 2023__*

Jumat, 28 Juli 2023

Atasi Kangker Prostad

 Testosteron Prostat

Oleh: Dahlan Iskan

Jumat 28-07-2023

SAHABAT Disway ini tidak jadi operasi prostat di Penang, Malaysia. Kanker prostatnya teratasi di tangan dokter Indonesia. Tanpa operasi pula: pakai suntik hormonal.


Umurnya 54 tahun. Gemuk, 105 kg. Olahraganya naik sepeda dan golf. Pekerjaannya: bisnis besar bidang logistik. Termasuk menangani logistik mancanegara.


Tahun lalu ia mengalami sulit kencing. Air buangan yang keluar hanya 105 ml. Bandingkan dengan kebiasaan Anda: sekitar 250 ml. Badannya pun kian gemuk. Lebih tepatnya bengkak. Air yang tidak bisa keluar bertahan di tubuh.


Kencingnya sedikit tapi sering. Sebentar-sebentar ingin kencing. Sampai suatu malam ia tidak bisa tidur. Tiap 1 jam ingin kencing. Tidak bisa ditahan. 


Keesokan harinya ia ke dokter urologi. Diperiksa. Kalsiumnya tinggi: 75. Ia curiga: jangan-jangan kanker. Yakni kanker prostat. Itu musuh utama banyak laki-laki. Seperti kanker kandungan untuk wanita. Atau kanker payudara. Lalu sahabat Disway itu periksa PSA. Tinggi: 54. Lalu melakukan MRI. Ketahuan: prostatnya membesar dan ada benda mencurigakan di situ.


Ia pun minta kepastian: apakah yang mencurigakan itu kanker. Ia minta dibiopsi. Jaringan di testisnya diambil sedikit. Lewat lubang dubur. Diperiksa. Benar: kanker. Stadium 3. Tidak ragu lagi: ia stres.


Pertanyaan berikutnya: apakah kankernya sudah menyebar. Maka ia melakukan pet scan. Hasilnya: kabar baik, kanker masih sebatas di prostat.


Ia pun memutuskan untuk operasi. Kian JK kian baik. Tinggal pilih: di Jakarta atau luar negeri. Ia tidak punya masalah dengan uang. Ini soal keyakinan: ia pilih ke Penang. 


Persiapan pun dilakukan. Ia sudah melakukan konsultasi lewat zoom dengan dokter di sana. Yang membuat ia kurang sreg adalah: di Penang nanti ia akan melakukan pemeriksaan mulai dari nol lagi. Diminta begitu. Ia marah. Padahal ini sudah pasti kanker prostat. Harus cepat ditangani.


Besan sahabat Disway itu dokter urologi. Ia menyarankan untuk konsultasi dulu ke dokter lain di Jakarta yang lebih ahli. Yang pernah menjadi dokter kepresidenan: Prof Rainy Umbas. Sudah senior. Tidak tiap hari buka praktik. Itu pun sehari hanya mau menerima 10 pasien.


Prof Umbas-lah yang mencegahnya operasi. "Punya uang kan?" tanyanya seperti diingat sahabat Disway. "Suntik hormonal saja," katanya. Ia marah kepada dokter yang menyarankan operasi.


Seberapa mahal?


"Sekitar 10-15 juta," ujarnya. Sekali suntik. Sebulan sekali. Selama enam bulan. Lalu diteruskan dengan suntik ''pemeliharaan'' tiap tiga bulan.


Hasilnya: setelah tiga bulan PSA-nya yang 54 menjadi tinggal 3,9. Lalu turun lagi tinggal 0,7. "Sekarang tinggal 0,005," ujarnya.


Kemarin saya makan siang dengannya. Di dekat kantornya di Halim. Sekalian saya ingin melihat stasiun kereta cepat yang di Halim: di mana lokasi persisnya dan sudah seperti apa.


Di makan siang itu saya memesan karedok, kangkung polos, brokoli rebus, mantou kukus, dan daging lada hitam. Ia menambah gurami goreng kering. Saya menambah nasi. Ia membawa nasinya sendiri: nasi porang.


Ia memang lagi menghindari karbohidrat. Tidak makan nasi dan makanan berbahan tepung terigu. Ia juga menghindari gula. Badannya turun 15 kg selama 3 bulan. Sudah mulai main golf lagi.  Minggu depan sudah akan ke Singapura: tanda tangan bisnis di sana.


Ketika ia tidak bisa tidur dulu air kencing dikeluarkan dari badan secara paksa. Kemaluannya dimasuki kateter. Langsung ke kandung kemih. Kencingnya lewat selang itu. Tiga bulan lamanya terus seperti itu. Tersiksa. Kalau duduk sakit. Tapi lebih sakit lagi pikirannya: ketika ditemukan ada kanker di prostatnya.


Kini semua sudah lewat. Saya begitu ingin tahu bagaimana bisa suntik hormonal mampu mengatasi kanker prostat.


Saya hubungi sahabat Disway yang lain: Ketua IDI Surabaya, Prof Dr Brahmana. Ia menyarankan saya ke ahlinya saja langsung: Dr.dr. Lukman Hakim. Ahli prostat di Surabaya. Urolog. S-1 dan S-2 nya di Unair.


Doktornya di Belgia: bio medik. Ia memang mendalami stemcell di sana. Terutama yang terkait dengan kanker prostat, saluran kencing dan ginjal.


Menurut dr Lukman, yang disuntikkan ke pasien kanker prostat itu adalah obat kategori LHRH agonist atau LHRH antagonist. Disuntikkan di lengan. Merek obatnya bisa macam-macam. 


Fungsinya: untuk menekan produksi testosteron.


Anda sudah tahu: yang memproduksi testosteron adalah testis. Dua telur yang Anda bawa ke mana-mana itu. Yang bentuknya bulat itu.


Menurut dr Lukman Hakim, ''makanan'' kanker prostat adalah testosteron. Tidak persis seperti itu. Itu untuk memudahkan pengertian saja. Maka ketika testis tidak memproduksi testosteron lagi kanker prostat tidak punya makanan. Lalu mati.


Dokter Lukman tidak mau menggunakan istilah kankernya mati. Lebih tepatnya mengecil. Sampai batas yang dianggap aman bagi manusia. Yakni PSA di bawah 2. Kalau betul sahabat Disway tadi sudah di bawah 1, berarti sudah sangat normal. 


"Tinggal menjaganya agar tidak naik lagi," ujar dr Lukman. "Sebaiknya tiap tiga bulan periksa PSA. Agar kalau ada kecenderungan naik bisa lekas diketahui," katanya.


Dokter Lukman Arek Suroboyo. Lulusan SMAN 5 yang prestisius. Istrinya dari Jakarta, seorang chef. Pinter masak dan pinter punya anak: 3 orang. Sang istri kini berbisnis masakan sehat, khusus untuk pasien prostat dan ginjal.


Lukman tentu setuju dengan Prof Umbas. Kanker stadium 3 tidak disarankan dioperasi. Kankernya sudah menempel ke prostat. Sangat beresiko: tidak bisa bersih atau 'terlalu bersih' yakni sampai mengenai syaraf prostat.


Zaman dulu, kata dr Lukman, cara menyembuhkan prostat adalah dengan membuang testisnya yang bulat itu. Dengan demikian laki-laki tidak punya lagi dua telur. Itu dianggap tidak manusiawi. Itu sama dengan dikebiri. Tidak ada lagi dokter yang melakukan itu.

Jumat, 07 Juli 2023

MANFAAT PUASA INTERFASTING (IF)


Riset tentang konsep *Autophagi* yang di implentasikan dalam bentuk lapar ( *PUASA* ) telah membuahkan *NOBEL* bagi peneliti Jepang


*AUTOPHAGI*

Konsep autophagi adalah, bahwa ketika tubuh seseorang lapar, maka sel-sel tubuhnya pun ikut lapar dan akan memakan sel-sel dirinya yang sudah tidak beguna lagi atau sel-sel yang telah rusak (sel mati) agar tidak menjadi sampah dalam tubuh yang bisa membahayakan tubuh atau dengan kata lain tubuh orang yang berpuasa akan membersihkan dirinya sendiri!!!..


Seorang ilmuwan telah membuktikan dan telah menemukan bahwa ketika seseorang lapar (PUASA) dalam jangka waktu tidak kurang dari 8 jam dan tidak lebih dari 16 jam, maka tubuh akan membentuk protein yang khusus yang disebut *autophagisom* diseluruh bagian tubuh. *Autophagosom* tersebut bisa dianalogkan sebagai suatu sapu raksasa yang mengumpulkan sel-sel yang tidak berguna (sel-sel mati) dan ternyata juga sel-sel lain yang membahayakan tubuh, seperti sel kanker serta sel berbentuk kuman (virus atau bakteri) penyebab penyakit, lalu protein *autophagisom* tersebut menganalisanya dan memakan sel-sel berbahaya tersebut.


*Kesimpulan dari riset tersebut, menyarankan agar seseorang bisa menjalani praktek melaparkan diri (PUASA) dua atau tiga kali dalam seminggu.*


Penelitian ini telah memenangkan penghargaan *NOBEL KEDOKTERAN* kepada dokter Jepang, yaitu Yoshinori Ohsumi atas riset yang ia namakan *AUTOPHAGI.*


https://www.nobelprize.org/prizes/medicine/2016/press-release/


*_Ayo jangan ada lagi yang menganggap remeh berpuasa ! Ternyata berpuasa Bukan hanya bermanfaat untuk Ibadah saja, tetapi juga sangat bermanfaat untuk Kesehatan._* untuk Kesehatan._*

WAGNER SANDIWARA PUTIN

RUSSIA - UKRAINA

*Perkembangan 52 jam terakhir, langkah catur gemilang GM Putin*

• PMC Wagner (pasukan tempur swasta Rusia), adalah unit tempur paling bersinar selama 1 tahun konflik Rusia - Ukraina.

• Keganasan, kecepatan, kemampuan tempur prima, dan keberaniannya, membuat PMC Wagner menjadi momok paling menakutkan bagi unit-unit tempur Ukraina.

• PMC Wagner yg membuka jalur serta menusuk masuk untuk mengusir pasukan Ukraina dari wilayah Cremea , Donbass, dll.

Setelah wilayah itu sepenuhnya dikuasai Rusia, unit Pasukan Angkatan Bersenjata Rusia mendudukinya, dibantu oleh Pasukan Ahmed, tentara dari Chechnya.

• Apa tugas selanjutnya PMC Wagner?? Mereka ahli tempur yang bertujuan menyerang sebuah wilayah bukan mempertahankan sebuah wilayah. 

Selesaikah tugas mereka, atau dipindahkan ke wilayah mana untuk membuka front baru serangan?

• disinilah permainan catur grand master Putin dipertontonkan.

• setelah kaki pondasi Ukraine (Donbass, Cremea) dikuasai, sekarang saatnya menyerang, atau paling tidak mengancam, jantung Ukraine, yaitu Ibukota Kyiev.

• bagaimana memindahkan unit tempur terdepan beserta seluruh peralatan tempurnya ke front baru, tanpa dicurigai "musuh"?

• Ingat, teknologi intai saat ini sudah sangat maju, jangankan pergerakan 50.000 personil dengan segala peralatan perangnya, pergerakan 1 personil atau 1 tank saja dapat diketahui dan terancam diserang.

• untuk itu, Putin bermain "drama" dengan Kepala PMC Wagner, Prigozhin. 

52 jam yang lalu, seluruh pasukan PMC WAGNER bergerak mundur dari  Selatan (Cremea) menuju Moskow di arah Timur Lautnya. 

• tiba dititik 200 Km dari Moskow, PMC berhenti dan membuat beberapa gimmick, seolah dia protes keras ke Putin, dan bahkan melemparkan ancaman coup menjatuhkan Putin.

• selama 36 jam situasi di Moskow begitu mencekam. Media barat, dengan segala "bumbu-bumbu", menyebarkan berita yg begitu menegangkan, bahkan, KBRI di Moskow sempat mengeluarkan nota waspada kepada WNI di Rusia.

• tetapi, setelah pertemuan antara Putin dan Prigozhin, tiba-tiba situasi berubah drastis. 

Drama kemarahan Putin, ditunjukkan dengn "diusirnya" PMC Wagner dari tanah Rusia. Putin meminta Presiden Belarus untuk menerima pasukan PMC Wagner di wilayahnya.

Dalam waktu singkat seluruh pasukan Wagner bergerak ke Belarus.

• apa artinya??

Artinya adalah, saat ini, pasukan tempur paling "gila" dan ditakuti pasukan Ukraine dan NATO, berada hanya 100 Km dari Ibukota Kyiev.

•• 50.000 pasukan dan ribuan alat perang bergerak dengan tenang tanpa sedikitpun serangan.

•• Ukraine dan NATO yang sempat berharap PMC Wagner akan menyerang Moskow, tentunya tidak akan menyerang pergerakanya, bahkan mungkin siap membantu utk menjatuhkan Putin.

•• penarikan pasukan dari medan pertempuran terdepan, berjalan mulus tanpa insiden apapun.

•• pergerkan pasukan ke front tempur baru di 100 Km Utara Kyiev, juga tanpa insiden.

•• Spasky mengambil ilmu Ficher, Putin menerapkan ilmu CIA..

Drama, _gimmick_, decoy,.. dilaksanakan sempurna.

*Prigozhin adalah mantan COPET dan pedagang makanan di pasar loak,* lalu kehidupannya berubah total sejak menjadi koki pribadi Om Putin.


Jadi sangat tidak masuk akal orang spt Prigozhin, yg backgroundnya bagaikan BUMI & LANGIT dibandingkan dgn Om Putin, mau mengkhianati Tuannya, apalagi agen rahasia Russia (FSB) ada di mana-2 dan sangat hebat, *jangankan berani memberontak, baru kasak kusuk saja pasti sdh ditangkap dan bahkan seluruh keluarganya bs lenyap tanpa bekas.*


Kemungkinan yg terjadi adalah CIA ingin menyuap Prigozhin (koki) sebesar US$ 6,2 milyar utk memberontak tp koki lapor Tuannya. Lalu kesempatan ini dipake oleh Om Putin utk memindahkan WAGNER army beserta seluruh peralatan tempurnya ke Belarus Yg jaraknya cm 100 km dari Kyev dan ambil duit US$ 6,2 milyar dari CIA (Pentagon) utk disetor ke Om Putin dan dijadikan bancaan tentara-2 WAGNER....*Inilah yg disebut sekali tepuk mati 2 lalat..!!*

PEMBERONTAKAN WAGNER

 *"PEMBERONTAKAN WAGNER"*


Siapapun orang, kelompok, golongan dan/atau bangsa, terutama kaum nasionalis ---nasionalisme itu 'baju' semua bangsa--- tatkala melihat ataupun mendengar pemberontakan Wagner Group, sebuah _Private Military Company_ (PMC) alias tentara bayaran asal Rusia, niscaya nelangsa lagi _gregeten_. Betapa di tengah gemuruh peperangan hibrida _(hybrid warfare)_ antara Rusia _versus_ Barat lewat Ukraina sebagai medan tempur _(proxy war)_-nya, kelakuan PMC Wagner yang disewa Rusia terkait 'operasi militer khusus'-nya Putin di Ukraina itu ibarat menikam dari sisi belakang. "Menggunting dalam lipatan." Itulah narasi yang tampak di permukaan.

Betapa di luar dugaan serta menabrak kelaziman selama ini. Apapun dalih dan modus, atau entah isu yang melatari peristiwa tersebut, dunia tidak mau tahu. Pengkhianat! Ucap Putin dalam satu pidatonya. Padahal, Wagner Group merupakan paramiliter andalan Moskow dalam mendukung operasi militer khusus di Ukraina, terutama ketika mengusir pasukan Ukraina di wilayah Cremea, Donbass dan lain - lain.

Muncul stigma, selain Wagner melanggar komitmen, mencederai profesionalisme selaku tentara swasta (bayaran), dan tindakan Wagner mengepung Rostov (24/6), markas militer Rusia, bahkan sempat _long march_ ke Moskow, namun gagal, merupakan bentuk pengkhianatan kepada bangsa dan negara Rusia.

Mengapa demikian?

Ketika kontrak telah diteken antara PMC Wagner -  Dephan Rusia, secara hakiki Wagner sudah menjadi 'bagian elemen' dari Kepentingan Nasional Rusia, sebagaimana ia dulu disewa oleh Syria (2014), Libya (2016), dan disewa Mali guna memerangi kelompok separatis. Ini terlepas para anggota Wagner direkrut dari beragam latar belakang/dari berbagai negara.

Katakanlah, pengkhianatan Wagner, PMC yang didirikan oleh Yevgeny Prigozhin, kriminal kelas teri dan eks penjual hotdog. Itu sepintas masa lalu Prigozhin. Berbasis data dan jejak digital, bahwa faktor 'jasa' Putin, ia mampu bertransformasi dari penjual _hotdog_ menjadi 'panglima' (pimpinan PMC Wagner). Maka sungguh tidak masuk akal bila Prigozhin 'menikam' mentor sekaligus tuan yang telah membesarkan dari keterpurukan masa lalu. Selain ujud dari pengkhianatan, juga durhaka. Tetapi, _forget it_. Kita tak membahas personal.  Namun, menelaah sedikit peristiwa tersebut dari perspektif geopolitik guna melihat apa yang sesungguhnya terjadi, bukan hanya apa yang terjadi (di atas permukaan).

Dari sisi pandang geopolitik, sikap dan pemberontakan PMC Wagner sudah memasuki apa yang disebut _frontier_ serta (dimensi) keamanan negara dan bangsa.

Ya, _frontier_ merupakan batas imajiner dari dua negara. Poin intinya, karena adanya pengaruh asing dari seberang batas _(boundary)_, akhirnya melemahkan pengaruh pusat terhadap daerah/wilayah; sedangkan keamanan negara dan bangsa merupakan peristiwa yang telah mengganggu keamanan serta membahayakan kedaulatan negara. Nah, dua teori/dimensi geopolitik di atas akan digunakan sebagai pisau bedah mengulas pemberontakan Wagner.

Putin bukanlah ahli tempur di medan perang terbuka. Ia memang tidak seperti Napoleon Bonaparte, misalnya, atau tak sama dengan Panglima Besar Sudirman, ataupun Jenderal Besar Nasution, ahli perang gerilya, dan lain-lain. Putin itu _intellegent minded,_ mantan KGB di era Soviet tempo doeloe. Julukan paling _pas_ terhadapnya adalah jago geopolitik. Perbandingannya, mungkin lebih mirip ke Adolf Hitler, atau Halford Mackinder, hanya berbeda pakem (filosofi) geopolitik. Kalau keduanya (Hitler dan Macknder) cenderung mengamalkan geopolitik ofensif melalui 'teori pembenar', sedangkan Putin terlihat _soft._ geopolitik defensif. Lebih condong pengamalan teori 'berdikari'-nya Bung Karno.

Munculnya pemberontakan Wagner, tidak langsung disikapi secara militer oleh Putin. Namun, ia memainkan strategi geopolitik dimana unsur _hard power_ dan _smart power_ ada di dalamnya. Dalam geopolitik, apa yang dilakukan Wagner telah merusak 2 (dua) dimensi Geopolitik Rusia seperti diulas sekilas di atas, yakni 1) keamanan negara dan bangsa, dan 2) _frontier._ Memang belum merambah ke dimensi inti _(living space_ atau _lebensraum)_ dalam geopolitik, tetapi dua dimensi tersebut cukup rawan bila dibiarkan berlarut, sebab akan menebal, melebar serta meluas, dan gilirannya dapat mengguncang kedaulatan negara. Mirip Sipadan dan Ligitan. Pembiaran adanya _frontier_ oleh pusat, menebal, meluas dan akhirnya dua pulau tersebut pun lepas dari NKRI.

Kalau dari dimensi keamanan negara dan bangsa, sudah jelas, tindakan Wagner mengganggu stabilitas keamanan dan kedaulatan Rusia. Sehingga beberapa kedutaan asing di Rusia termasuk Indonesia, telah mengeluarkan himbauan kepada warganya untuk tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak. Nah, pada dimensi _frontier_ ---melemahnya pengaruh pusat di wilayah akibat pengarus asing--- ini yang kudu segera ditangani secara seksama, bahkan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Langkah cerdas Putin mengisolasi PMC Wagner ke Belarusia, negeri tetangga pro Rusia, cukup efektif dan jitu. Kenapa? Sebab, apabila Wagner diberi ruang di Rusia, ataupun dibiarkan berkeliaran di Doneth dan Dombass ---wilayah Ukraina yang telah masuk Rusia--- maka _frontier_ tersebut bisa menebal, melebar, lalu meluas. Rawan.

Jadi, langkah Putin mengisolasi PMC Wagner ke Belarusia merupakan langkah _smart_ lagi akurat. Selain menghindari pertumpahan darah di internal, juga menghindari meluasnya _frontier_ pada teritori Rusia. Akhirnya, tindakan Wagner boleh disebut dengan istilah 'pemberontakan yang gagal', karena baru pada tahap mengepung Rostov, dan sempat _long marc_ ke Moskow tetapi 'ada kekuatan' yang mampu membelokkan manuvernya ke negeri tetangga (Belarusia). Belum ada darah yang tumpah di jalanan.

Sudah jamak di dunia militer dan budayanya, bahwa hirarkie, disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa dikerjakan secara ketat lagi keras bahkan dianggap 'nafas' sehari-hari. _The way thing are done around here._ Apa yang dilakukan tak jauh dari itu-itu juga.

Pertanyaannya ialah, jika merujuk budaya militer di atas, apakah pemberontakan Wagner memang realitas pengkhianatan, atau bentuk kedurhakaan Prigozhin terhadap Putin? Atau, jangan - jangan justru _false flag operation_ alias operasi bendera palsu mengingat kecerdasan Putin dalam mengamalkan pemahaman geopolitik?"

*"PEMBERONTAKAN WAGNER" (2/Habis)* 

Catatan Kecil Geopolitik__

Akibat pemberontakan Wagner, banyak opini, diskusi, maupun ulasan ringan, unik hingga berat beredar di publik. Selanjutnya untuk meringkas diskusi, maka hanya tiga isu aktual akan dibahas, antara lain 1) pemberontakan Wagner ialah isu riil; 2) pemberontakan Wagner hanya _false flag operation_ ala Putin; dan 3) upaya pembangkrutan Barat melalui konflik Ukraina.

Inilah pokok-pokok ulasannya:

Pertama, bahwa tindakan PMC Wagner merupakan realitas isu alias hal yang sebenarnya terjadi. Jadi, bukan operasi intelijen, tak pula rekayasa isu, dan lainnya. Kenapa? Hal ini dikarenakan beberapa 'sumber' yang menghidupi Yevgeny Prigozhin ---panglima Wagner--- mau ditutup dan dimatikan alirannya. Bisnis catering untuk mensuplai konsumsi tentara Rusia, contohnya, tidak disetujui tambahan anggarannya oleh Menteri Pertahanan/Menhan Rusia, sedang selama ini diklaim Prigozhin selalu merugi; kemudian gaji tentara Wagner pun hendak dibekukan oleh Menhan pada 1 Juli 2023; juga, peran PMC Wagner dalam operasi militer khusus di Ukraina telah digantikan oleh Pasukan Akhmat dari Checnya. 

Akan tetapi, pada kasus ini -- Putin mengambil jalan tengah. Sebuah langkah bijak. Meskipun Wagner teah berkhianat, namun masih diingat jasanya ketika merebut Cremea dan Donbass. Karenanya, Wagner diberi 'sumber baru', tetapi di luar Rusia, yakni melatih _Guard Service,_ salah satu PMC di Belarus, dan operasional Wagner di bawah kendali Menhan Belarus.

Pelajaran yang bisa dipetik dari peristiwa di atas, bahwa terdapat sistem politik-ekonomi yang bersifat _blur_ (kabur) antara badan usaha negara dan korporasi swasta. Nah, efek dari model sistem semacam itu akhirnya mengendala dikemudian hari, dan muncul di permukaan. 

Selama ini, Putin memang tidak memberi batasan tegas antara bisnis swasta dengan pengendalian badan usaha negara termasuk kebijakan di industri strategis. Artinya, sistem di Rusia membiarkan oligarki mengendalikan usaha negara beserta kebijakannya pada industri strategis. Inilah model _recipe for disaster._ Dan agaknya, Rusia perlu mengambil langkah sesegera mungkin untuk mereformasi sistemnya dari anarki oligarki agar negara menjadi lebih tertata. Retorika menarik pun muncul, _"Kok_, model sistem _(recipe for disaster)_ di atas memiliki resonansi terhadap apa yang kini terjadi di republik ini, dimana _nexus_ politik-bisnis oligarkinya juga sudah sangat mencengkeram?"   

Kedua, beredar opini di media sosial yang klasifaksinya belum A1, bahkan bisa dibilang _hoax._ Konon 'pemberontakan Wagner' hanya _false flag operation._ Sekadar akal-akalan antara Rusia - Wagner dalam rangka menghabiskan uang Amerika Serikat (AS). Ceritanya, Prigozhin 'disuap' oleh CIA sejumlah USD 6,2 Miliar agar membelot dari Beruang Merah. Tapi, pembelotan Wagner atas izin Putin. CIA tertipu.

Kenapa demikian? 

Bahwa Rusia hanya mengeluarkan USD 1 Miliar/tahun untuk membiayai PMC Wagner dalam rangka mengalahkan  pasukan Ukraina dan Barat, sedang di sisi lain -- pada periode sama, Barat mengeluarkan USD 100 Miliar guna mendukung pasukan Ukraina. Dengan rasio biaya 1:100, maka slogan Barat _'to arm Ukraina as long as it takes'_ cuma omong kosong. Oleh karena itu, dalam waktu tak lama negara-negara Barat niscaya akan bangkrut. Selain kehabisan uang tanpa hasil signifikan, juga timbul krisis energi dan pangan akibat perang sanksi antara Rusia _versus_ Barat, sedang Rusia mengeluarkan biaya murah untuk menghajar Barat melalui _proxy war_ di Ukraina.

Ketiga, ada analisis _out of the box_ yang duduknya masuk kategori ramalan atas hasil akhir dari konflik Ukraina. Ini cukup menarik. Poin-poinnya antara lain:

1. Ukraina akan tetap dibiarkan hidup, namun luasnya nanti hanya sebesar Vatikan. Mepet lagi kecil. Untuk terminal bus saja mungkin tidak cukup, apalagi mau bikin lapangan terbang untuk lalu lintas provokasi Barat. Dengan populasi mirip San Remo sekitar 500 penduduk, tentaranya kelak mirip satpam _resort hotel_, sekitar 50-an orang saja; 

2. Ukraina dibiarkan hidup agar mereka tetap membayar utang senjata yang selama ini disuplai Barat melalui skema _'Lend-Lease'._ Akibatnya, Barat bisa gigit jari karena si kecil Ukraina, sampai kiamat tak mungkin mampu membayar. Akhirnya semua bantuan (utang) Barat selama ini cuma menjadi ampas; 

3. Lokasi Ukraina di pojok, menempel di perbatasan Polandia dan Belarus sehingga tak ada komplikasi Barat untuk _'air corridor'_ sebagaimana dulu pernah dipaksakan Barat di era Berlin Barat - Berlin Timur; 

4. Seperti halnya UUD NRI 1945 atau kerap disebut UUD 2002 yang kini dianut republik tercinta ini, UUD Ukraina kelak juga dibikinkan oleh asing dalam hal ini adalah Rusia. Agar tidak ada ruang lagi bagi Kedaulatan Rakyat. Rakyat digaduhkan dengan isu-isu hilir, sementara isu hulu dalam genggam Rusia.

Nah, bila skenario terakhir yang terjadi, Barat bisa 'gila' karena dikerjain habis-habisan oleh Putin. Maka, seperti prediksi Bung Karno dahulu, bahwa Eropa akan menjadi Benua tua yang sakit - sakitan, sementara Asia Pasifik tumbuh bak gadis molek yang menggoda mata setiap lelaki.

Menurut Anda, mana narasi dan skenario yang _pas_ untuk isu pemberontakan Wagner?

**Tamat_*